<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-596009105646485450</id><updated>2011-04-21T17:07:13.011-07:00</updated><title type='text'>afif_@h</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://butiransadu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/596009105646485450/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://butiransadu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>afi_f@h trachy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08410951304823504536</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nc9wEGwHwts/SdsLXHN1LHI/AAAAAAAAAAM/ni3lKKPpcPc/S220/1_142254937l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-596009105646485450.post-7938892832677786124</id><published>2009-04-07T01:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T01:19:19.426-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);" id="main-title"&gt;Pacaran Islami&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);" class="class-cats" title="View all posts in Artikel Islam" rel="category tag" href="http://motivation.byethost9.com/archives/category/artikel-islam"&gt;&lt;a&gt;Artikel Islam&lt;/a&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);" class="class-content"&gt; &lt;p&gt;Arman baru saja masuk kedalam salah satu SMA favorit dikota Bogor, pada hari  pertamanya masuk sekolah ini, ia merasa gugup dan linglung. Namun setelah satu  tahun berlalu kegugupan itupun menghilang seiring dengan banyaknya teman yang ia  dapatkan. Arman merupakan siswa aktif disekolah, banyak organisasi yang ia  ikuti, termasuk rohis. Arman mulai tercelup pada kegiatan rohis pada awal  kenaikan kelas 2 ketika itu ia diajak temannya untuk ikut mengaji. akhirnya ia  menemukan tempat dan ruang baru mengenai dunia Islam, keingintahuan yang besar  terhadap Islam membuat ia rutin untuk ikut kajian yang selalu diadakan tiap  pekannya. Kini ia menyadari Islam secara luas, bukan hanya terbatas pada ibadah  dan keimanan saja, termasuk kedalamnya sosial, politik, ekonomi, kemasyarakatan  dan yang lainnya.“Tersesat di jalan yang benar”, pikirnya…&lt;span id="more-9"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;…. Tertegun sejenak arman melihat kearah wanita yang berjalan didepannya.  Fitrah ALLAAH pun menimpa dirinya. Segera ia memalingkan pandangan nya dan  teringat akan firman ALLAAH yang artinya “Katakanlah kepada orang laki-laki yang  beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang  demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui  apa yang mereka perbuat”. Berlalulah pikiran itu darinya -sejenak-&lt;/p&gt; &lt;p&gt; “Rasa apa ini? mendalam dan menyakitkan, terasa indah dan mengerikan,  membuat tersenyum dan menyedihkan, terkadang akal ini tidak bisa melogiskannya  dalam sebuah pernyataan yang menyakinkan” huuff… arman membuang nafasnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt; … arman pun mulai mencari keddalam literature baik sosial ataupun alam,  agama ataupun filsafat, tentang apa yang dirasakannya itu. “Islam adalah agama  yang syamil, haruslah diri ini mengacu pada koridor yang telah ILLAAH ku berikan  mengenai ilmu yang tidak kumengerti ini” ucapnya. Ia terus mencari dan  berdiskusi hingga ia menemukan jawaban dari pertanyaanyaannya. Dan akhirnya ia  mngetahui bahwa ia ssedang merasakan cinta. Dan ia sesali akan hal Itu karena ia  terkadang merasa berdosa dan salah mengenai apa yang dirasakannya, terlebih,  mengingat ia adalah seorang anak rohis, yang menurutnya harus terbebas dari  segala macam penyakit hati hati termasuk rasa ini (terkadang manusia menganggap  bahwa ia harus menjadi seorang yang ideal seperti malaikat yang hanya beribadah  pada Tuhannya dan terbebas dari dosa.. namun apa memang benar seperti itu?apa  cinta merupakan suatu penyakit hati?). satu pertanyaan terjawab muncul  pertanyaan baru…dan ia menemukan sebuah literature dari sebuah blog (jaz atas  blogny, yang menginspirasikan untuk menulis ini) yang memanusiakan dia seperti  manusia mengenai hal ini, berikut kutipannya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Cinta yaitu Al-Widaad yakni kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu  termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Sesungguhnya kami tahu  bahwa kebanyakan dari orang-orang, lebih-lebih pemuda dan pemudi, mereka takut  membicarakan masalah “cinta”, bahkan umumnya mereka mengira pembahasan cinta  adalah perkara-perkara yang haram, karena itu mereka merasa menghadapi cinta itu  dengan keyakinan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat, bahkan salah  seorang diantara mereka memandang, bila hatinya condong pada seseorang berarti  dia telah berbuat dosa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenyataannya, bahwa di sini banyak sekali kerancuan-kerancuan dalam pemahaman  mereka tentang “cinta” dan apa-apa yang tumbuh dari cinta itu, dari hubungan  antara laki-laki dan perempuan. Dimana mereka beranggapan bahwa cinta itu suatu  maksiat, karena sesungguhnya dia memahami cinta itu dari apa-apa yang dia lihat  dari lelaki-lelaki rusak dan perempuan-perempuan rusak yang diantara mereka  menegakkan hubungan yang tidak disyariatkan. Mereka saling duduk, bermalam,  saling bercanda, saling menari, dan minum-minum, bahkan sampai mereka berzina di  bawah semboyan cinta. Mereka mengira bahwa ‘cinta’ tidak ada lain kecuali yang  demikian itu. Padahal sebenarnya tidak begitu, tetapi justru sebaliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya kecenderungan seorang lelaki pada wanita dan kecenderungan  wanita pada lelaki itu merupakan syahwat dari syahwat-syahwat yang telah Allah  hiaskan pada manusia dalam masalah cinta, Artinya Allah menjadikan di dalam  syahwat apa-apa yang menyebabkan hati laki-laki itu cenderung pada wanita,  sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya) :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang  diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,… “,(Q.S Ali¬-Imran : 14)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  Allah lah yang menghiasi bagi manusia untuk cinta pada syahwat ini, maka  manusia mencintainya dengan cinta yang besar, dan sungguh telah tersebut dalam  hadits bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Diberi rasa cinta padaku dari dunia kalian ; wanita dan wangi-wangian dan  dijadikan penyejuk mataku dalam sholat”( HR Ahmad, Nasa’i, Hakim dan  Baihaqi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt; “Fitrah yang lucu dan menarik,” pikirnya. Muncul kembali pertanyaan,  bagaimana cara untuk mengatasi fitrah semacam ini? Kembali arman mencari jawaban  dari pertanyaan itu,  kali ini buku-buku sekuler yang bertemakan cinta milik  kakaknya menjadi rujukan bacaannya. “pacaran”, terbesit dalam angannya mengenai  hal ini. “Tapi pacaran seperti apa yang sesuai dengan koridor Islam?” “apakah  pacaran Islami adalah yang dimulai dengan basmallah dan diakhiri dengan  hamdallah?” Kembali pikiran-pikiran tersebut bergantung di kepalanya dan semakin  besar merajelela menyusuri tiap neuron dalam otaknya….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;iapun mencari mengenai pacaran Islami itu seperti apa…puluhan buku dilahapnya  dalam beberapa hari. Teman-teman kajiannya dijadikan alat untuk berdiskusi dan  bertukar pendapat mengenai cinta dan pacaran Islami. Termasuk kakak mentornya  yang dimintai pendapat, “Kak bagaimana caranya pacaran Islami?”, dengan tegas   dan dingin kakak mentornya menjawab “dalam Islam tidak ada pacaran, dan itu  adalah perbuatan mendekati zina.. titik.” Fisiknya terasa bergetar, hatinya  bagaikan tertusuk, jantungnya seperti berhenti berdetak, mendengar jawaban kakak  mentornya yang terkesan memvonis itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt; …sebenarnya dia sadar bahwa memang pacaran diindentikan dengan duduk memojok  berdua, nonton berdua, pokoknya selalu berdualah, dan dengan ilmu yang  dimilikinya ia tau bahwa hal itulah yang menjadikannya berdosa. Namun ia tau  dengan jelas bahwa rasa cinta yang dimilikinya adalah sesuatu yang fitrah dan  ALLAAH tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi  manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan  amalan-amalan yang diharamkan. Contohnya : apabila lelaki dan wanita saling  pandang memandang atau berduaan atau duduk cerita panjang lebar, lalu  cenderunglah hati keduanya dan satu sama lainnya saling mencinta, maka  kecondongan ini tidak akan menyebabkan keduanya disiksanya, karena hal itu  berkaitan dengan hati, sedang manusia tidak bisa untuk menguasai hatinya. Akan  tetapi, keduanya diazab karena yang dia lakukan. Dan karena keduanya melakukan  sebab yang menyampaikan pada ‘cinta’, seperti yang telah sebutkan. Dan keduanya  akan dimintai tanggungjawab dan akan disiksa juga dari setiap keharaman yang dia  perbuat setelah itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun cinta yang murni yang dijaga kehormatannya, maka tidak ada dosa  padanya, bahkan telah disebutkan oleh sebagian ulama seperti Imam Suyuthi, bahwa  orang yang mencintai seseorang lalu menjaga kehormatan dirinya dan dia  menyembunyikan cintanya maka dia diberi pahala (dari blog yang sama). “Hmmmph…”  Arman menarik napas panjang, yang menandakan kepasrahannya kepada kehendak sang  ILLAAHI&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Telah 2 pekan Arman tidak mengikuti kajian, teman-temannya pun tidak  mengetahui tentang kabarnya, hanya saja teman sekelasnya selalu melihat arman  pergi terburu-buru ketika bel pulang dibunyikan…&lt;/p&gt; &lt;p&gt; …pekan berikutnya, dalam mushala ketika akan mulai kajian,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;arman pun hadir dan tersenyum kepada kakak mentor dan teman pengajiannya,  dengan nada senang dia membagikan sebuah lembaran kepada setiap orang, dan  berkata “aku akan mulai pacaran Islami minggu depan…” seluruh matapun terbelalak  dan hamper tidak percaya dengan apa yang didengarkan dari mulut arman tersebut,  mengingat teman dan kakak mentor telah menyebut dengan sangat gamblang dan jelas  bahwa pacaran adalah sesuatu yang mendekati zina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kemudian Armanpun meneruskan perkataannya “aku mengambil kesimpulan, bahwa  pacaran Islami itu ada selama ada syarat dan ketentuannya, syratnya adalah  ijabkabul, wali, pria, wanita dan mas kawin” ucap Arman smabil tersenyum, “ya  menikah syaratnya…afwan saya tidak memberitahukan kepada antum semua mengenai  hal ini, selama 3 minggu terakhir saya membujuk ayah dan ibu untuk melamar si  fulanah, dan bersyukur ayah dan bunda mau dan orangtua fulanahpun menerima  dengan sedikit terkejut.” Teman-teman Arman dan kakak mentor pun hanya bisa diam  dan kaget melihat lembaran yang berada di tangan mereka semua ternyata adalah  undangan pernikahan Arman…&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Andaikan tidak ada rasa cinta lelaki pada wanita atau sebaliknya, maka tidak  ada pernikahan, tidak ada keturunan dan tidak ada keluarga. Namun, Allah Ta’ala  tidaklah menjadikan lelaki cinta pada wanita atau sebaliknya supaya menumbuhkan  diantara keduanya hubungan yang diharamkan, tetapi untuk menegakkan hukum-hukum  yang disyari’atkan dalam bersuami isteri, sebagaimana tercantum dalam hadits  Ibnu Majah, dari Abdullah bin Abbas radiyallahu anhuma berkata : telah bersabda  Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam : “Tidak terlihat dua orang yang saling  mencintai, seperti pemikahan …” (dari blog yang sama)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;waLLAHu’alam bisshaab, afwan klo ada kata-kata yang salah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruu, Kamar 12 November 2007, 00:04&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atom, sel, jaringan, organ, dan diri ini hanyalah milik Tuhanku. Tuhankulah  yang mengizinkan tangan ini untuk menulis, mata ini untuk melihat, otak ini  untuk berpikir, dan hati ini untuk mencinta. Menuliskan ayat-Nya yang terhampar  dalam kehidupan, melihat keajaiban Mahluk-Nya, Memikirkan perlakuan-Nya terhadap  alam semesta, dan Mencintai Dzat yang merupakan sumber dari rasa cinta. Thank’s  ALLAAH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Special Thx to : A Ruly, for this article…^^&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/596009105646485450-7938892832677786124?l=butiransadu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://butiransadu.blogspot.com/feeds/7938892832677786124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://butiransadu.blogspot.com/2009/04/pacaran-islami-artikel-islam-arman-baru.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/596009105646485450/posts/default/7938892832677786124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/596009105646485450/posts/default/7938892832677786124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://butiransadu.blogspot.com/2009/04/pacaran-islami-artikel-islam-arman-baru.html' title=''/><author><name>afi_f@h trachy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08410951304823504536</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nc9wEGwHwts/SdsLXHN1LHI/AAAAAAAAAAM/ni3lKKPpcPc/S220/1_142254937l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-596009105646485450.post-2579350999764495865</id><published>2009-04-03T00:33:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T00:39:48.317-07:00</updated><title type='text'>hati kan mengait</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf dan baris&lt;br /&gt;kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah&lt;br /&gt;Engkau tetap Yang Maha Agung , sedang semua makna , akan lebur , mencair , di tengah keagungan-Mu&lt;br /&gt;Wahai Rabb-ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita&lt;br /&gt;Dan wajah zaman berlumuran debu hitam&lt;br /&gt;Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang&lt;br /&gt;dan fajarpun merekah seraya menebar senyumannya&lt;br /&gt;senyuman indah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/596009105646485450-2579350999764495865?l=butiransadu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://butiransadu.blogspot.com/feeds/2579350999764495865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://butiransadu.blogspot.com/2009/04/hati-kan-mengait.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/596009105646485450/posts/default/2579350999764495865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/596009105646485450/posts/default/2579350999764495865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://butiransadu.blogspot.com/2009/04/hati-kan-mengait.html' title='hati kan mengait'/><author><name>afi_f@h trachy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08410951304823504536</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nc9wEGwHwts/SdsLXHN1LHI/AAAAAAAAAAM/ni3lKKPpcPc/S220/1_142254937l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
